Memastikan tumbuh kembang sang anak memanglah merupakan hal yang penting dilakukan oleh orang tua terutama para bunda. Tahapan perkembangan emosional pada anak juga bisa tumbuh dengan baik dengan memantau emosi sejak dini pada anak. Anak mulai memiliki kesadaran diri dan bisa mengekspresikan perasaan dan emosi. Anak juga bisa mengidentifikasi dan mengatur emosi sesuai dengan suasana hati mereka.
Bagaimana cara mereka berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain akan mereka pikirkan. Bagaimana cara memahami perasaan orang lain juga akan diperhatikan sang anak yang belajar mengembangkan emosinya. Maka dari itu faktor-faktor yang dapat mempengaruhi emosi harus bunda ketahui. Karena memang perkembangan emosi pada anak adalah tahap dasar untuk perkembangannya sejak usia dini.
Tahapan Perkembangan Emosional pada Anak Sesuai Usia.
1. Perkembangan Emosi pada Anak Usia 1-2 Tahun.
Tahapan perkembangan emosional pada anak pada usia 1-2 tahun memang terbilang cukup dini, karena memang anak sudah bisa mengekspresikan emosional saat usia tersebut. Misalkan saat anak bermain dengan teman-temannya, anak akan merasa senang dan menikmati waktu tersebut dengan tersenyum dan ceria. Beberapa anak juga bisa merasakan kesedihan, jika memang ada temannya yang mengalami kesulitan saat bermain bersama. Hal tersebut bisa memperlihatkan bagaimana empati dan tindakan sang anak yang harus dilakukan saat keadaan seperti itu.
2. Perkembangan Anak Usia 2-3 Tahun.
Tahapan perkembangan emosional pada anak yang menginjak usia 2 tahun sampai 3 tahun akan menunjukkan keberanian untuk menunjukkan opininya. Bahkan anak tersebut bisa mengatakan “tidak” jika memang merasa tidak ingin menanggapi suatu perintah. Di momen ini orang tua terutama ibu dimohon untuk bersabar dan menanggapi si kecil, bunda bisa mengajak mengobrol untuk mengetahui apa yang diinginkan si kecil. Jika si kecil merespon negatif ,bunda bisa memberikan tanggapan positif yang membuat si anak tenang dengan kata-kata yang tenang pula tanpa adanya emosi.
3. Perkembangan Emosi Anak 3 Sampai 4 Tahun.
Tahapan perkembangan emosional pada anak pada usia ini akan berpusat pada bagaimana dia berinteraksi dengan orang lain. Jangan sampai salah tanggap dan heran jika di masa ini anak akan sering mengajak bermain bersama teman sebayanya. Anak akan meminjamkan mainannya pada teman main sebayanya , atau membantu temannya yang mengalami kesulitan, karena rasa empati akan muncul dan membuat mereka lebih perhatian. Mereka juga mulai menyadari bahwa orang lain juga memiliki perasaan seperti dirinya, contohnya jika teman terluka dan bersedih, maka sang anak akan ikut merasakan kesedihan tersebut.
4. Perkembangan Emosi Anak Usia 4-5 Tahun.
Saat memasuki usia ini, tahapan perkembangan emosional pada anak yang mulai menghadapi masa taman kanak-kanak akan terjadi banyak hal. Dan perkembangan anak tersebut bisa diketahui melalui berbagai aspek yang penting, dan khusus emosional, si kecil mulai belajar mengekspresikan emosi yang dimilikinya. Pada fase ini anak akan mengalami fase perkembangan emosional yang drastis, tetapi ia akan lebih baik untuk mengatur emosi. Dan bisa membicarakan perasaan mereka dengan mudahnya.
Informasi di atas semoga bisa membantumu mengetahui bagaimana sih tahap perkembangan emosional pada anak. Karena memang emosional pada anak bisa terjadi karena beberapa faktor yang kebetulan terjadi atau memang ditakdirkan terjadi. Mulai dari usia dini hingga usia 4-5 tahun, kamu bisa mencoba melihat bagaimana perasaan sang anak. Perlu diingat jika anak bisa berubah emosionalnya jika ditangani dan diberikan pendidikan yang tepat.
Sumber:
https://www.dancow.co.id/artikel/1-3-tahun/perkembangan-emosi-anak.

