Seorang perempuan yang telah menjadi ibu merupakan sebuah apresiasi dari perjuangan yang sangat melelahkan. Tapi setelah melahirkan kamu juga harus dihadapkan oleh kewajiban menyusui bayi yang membuat perubahan-perubahan pada suasana hati. Dukungan Emosional Ibu Menyusui menjadi sangat penting untuk diperhatikan.
Tidak hanya itu, kamu juga akan mudah lelah dan tertekan saat berada di posisi tersebut. seorang ibu setelah melahirkan akan mengalami perubahan pada kadar hormonnya secara drastis. Penasaran apa yang terjadi dengan kebanyakan ibu menyusui? Simak artikel berikut ini!
Apa Itu Baby Blues Syndrome?
Seorang perempuan yang akhirnya menjadi seorang ibu ini menjadi momen yang sangat tidak mudah dan sering terjadi kendala, seperti baby blues syndrome. Baby blues ini didefinisikan sebagai gangguan kesehatan mental pada ibu pasca melahirkan, yang ditandai dengan sedih berlebihan maupun stress, dan depresi.
Dukungan Emosional Ibu Menyusui sangat penting untuk dilakukan agar ibu tidak mudah terkena baby blues syndrome. Tidak sedikit juga ibu-ibu muda yang justru berlanjut lebih parah hingga di fase postpartum depression.
Dukungan Emosional untuk Ibu Menyusui
-
Dukungan Keluarga
Dukungan Emosional Ibu Menyusui paling utama adalah dari keluarga, mulai dari suami, ibu, maupun keluarga terdekat lainnya. Ibu menyusui akan lebih mudah menangis tanpa sebab, dengan perubahan mood yang drastis. Sehingga keluarga perlu mengerti dan mencoba mendekapnya.
Saat berada di posisi ini, keluarga hanya perlu memvalidasi setiap emosi yang keluar dari ibu menyusui dan membantunya mengurus bayi tersebut. menjadi lebih pengertian dan menemani ibu menyusui adalah hal yang paling berguna sebagai bentuk dukungannya.
-
Dukungan Lingkungan
Lingkungan yang tidak mendukung sangat berbahaya bagi ibu menyusui. Sedangkan Dukungan Emosional Ibu Menyusui sangat harus diperhatikan. Sehingga lingkungan harus benar-benar dibuat senyaman mungkin dan menghindari ibu-ibu lain yang akan menjadi trigger.
Usahakan untuk membuat lingkungan yang positif dan jika lingkunganmu termasuk yang toxic, maka kamu yang harus menciptakan lingkungan itu sendiri. Jangan sampai lingkungan lebih merusak mentalmu dan membuat emosimu tidak stabil.
Cara Mengatasi Baby Blues
-
Jangan Dibiarkan Sendirian
Dukungan Emosional Ibu Menyusui memang sangat penting, salah satunya dengan tetap berada didekatnya dan memberikan insight bahwa kita selalu siap sedia dan ada disekitarnya. Hal ini agar ibu menyusui tidak merasa kesepian dan melamun.
-
Lebih Mengekspresikan dengan Bercerita
Ajak ibu menyusui untuk bisa menyalurkan emosi-emosinya, yaitu dengan bercerita dan mengungkapkan semua rasa yang dipendamnya. Biasanya ibu menyusui cenderung melamun dan menangis tanpa sebab. Hal ini cukup membahayakan bayi, jika ibu terus-menerus dibiarkan memendamnya sendiri.
-
Istirahat yang Cukup
Begadang untuk mengasuh bayi yang menangis di malam hari membuat ibu menyusui kelelahan dan kurang istirahat. Dukungan Emosional Ibu Menyusui sangat dibutuhkan saat di posisi ini, apa lagi jika ibu tidak diberi kesempatan sama sekali untuk tidur. Keluarga harus berusaha mengambil alih dan memberi ruang untuk ibu beristirahat yang cukup.
-
Olahraga Secara Rutin
Olahraga merupakan sebuah healing bagi sebagian ibu menyusui. Dukungan Emosional Ibu Menyusui juga perlu diimbangi dengan aktivitas fisik berupa olahraga. Kegelisahan akan lebih stabil dan dapat meningkatkan suasana hati yang lebih baik.
Dari penjelasan diatas, kamu benar-benar harus menjaga kestabilan emosi dari ibu menyusui. Jangan lupa untuk lebih aware dan tidak membanding-bandingkannya dengan orang lain. Apapun itu menjadi lebih sensitif saat bersama ibu menyusui, pastikan sabar dan sabar lagi. Jangan lupa jaga kesehatan!
https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-baby-blues-syndrome
https://www.halodoc.com/artikel/ibu-ini-5-cara-mengatasi-stres-selama-memberikan-asi-eksklusif

