Edukasi Ibu Menyusui

Cara Mengatasi Kelelahan dan Kekurangan Energi pada Ibu Menyusui yang Berpuasa

Sebagai umat muslim yang beriman, sudah sewajarnya menjalankan puasa selama bulan Ramadan, yang merupakan ibadah wajib. Akan tetapi, berpuasa saat masih menyusui buah hati mungkin bisa membuat anda mudah lelah. Sehingga penting untuk mengetahui cara mengatasi kelelahan dan kekurangan energi pada ibu menyusui yang berpuasa. Dengan begitu, anda dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada diri sendiri maupun si kecil. Sebab pada dasarnya puasa bagi ibu menyusui bukanlah masalah, jika anda sudah paham apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi serta dilakukan.   Cara Berpuasa Bagi Ibu Menyusui 1. Istirahat yang Cukup Lelah dan kekurangan energi pada ibu menyusui yang sedang berpuasa umumnya terjadi karena aktivitas yang dilakukan. Jika anda melakukan aktivitas yang berat, sudah pasti energi akan lebih mudah terkuras. Sehingga ibu menyusui sebaiknya memang menghindari melakukan aktivitas yang memberatkan diri. Apabila anda sudah merasa lelah, segera istirahat dan jangan paksakan tubuh. Jangan lupa penuhi kebutuhan cairan sebanyak 3.1 liter atau setara dengan 13 gelas air per harinya. Anda dapat memenuhi kebutuhan cairan ini saat sahur maupun berbuka puasa, jadi ASI pun bisa mengalir lancar tanpa ada masalah. 2. Konsumsi Makanan Bergizi Setelah menjalani puasa seharian, anda mungkin akan merasa lelah dan kekurangan energi. Sehingga pastikan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi untuk mencukupi asupan nutrisi. Ibu yang sedang menyusui akan membutuhkan nutrisi mencakup karbohidrat, protein, serat, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Anda dapat memperoleh berbagai nutrisi tersebut dari daging sapi, hati, makanan laut seperti ikan dan kerang, kacang-kacangan, telur, sayuran hijau seperti brokoli, buah-buahan, hingga susu maupun olahannya seperti keju atau yogurt. 3. Berhenti Puasa Jika sudah merasa tidak kuat berpuasa, sebaiknya memang jangan dipaksakan. Misalnya saat kondisi demam, rasa haus yang parah, sakit kepala, urine berwarna kuning pekat atau berbau tajam, hingga pingsan. Meskipun puasa tidak memiliki banyak pengaruh terhadap kuantitas dan kualitas ASI, tapi sebaiknya anda tidak memaksakan diri pada kondisi tersebut. Demikian cara mengatasi kelelahan dan kekurangan energi pada ibu menyusui yang berpuasa. Apabila asupan nutrisi cukup dan tidak melakukan aktivitas berlebihan, maka berpuasa tidak akan menjadi masalah bagi ibu menyusui. Bunda juga dapat berkonsultasi dengan dokter, apabila masih merasa khawatir jumlah dan kandungan nutrisi ASI tidak cukup untuk si kecil.   Referensi: https://www.alodokter.com/kiat-aman-puasa-bagi-ibu-menyusui https://www.rspp.co.id/artikel-detail-180-Tips-Berpuasa-untuk-Ibu-Menyusui.html

Cara Mengatasi Kelelahan dan Kekurangan Energi pada Ibu Menyusui yang Berpuasa Read More »

Bolehkah Ibu Menyusui Berpuasa? Simak Selengkapnya di Sini

Puasa merupakan rukun Islam yang ketiga. Dimana setiap muslim diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh saat bulan Ramadan tiba. Yang menjadi pertanyaan, bolehkah ibu menyusui berpuasa? Banyak orang mempertanyakan hal ini karena khawatir produksi ASI berkurang saat menjalani puasa. Mengingat bahwa ibu tidak akan mendapatkan asupan cairan dalam waktu yang lama saat berpuasa. Sehingga produksi ASI terpengaruh dan berisiko terhadap kesehatan si kecil. Namun apakah memang demikian? Yuk cari tahu jawabannya melalui ulasan berikut. Fakta Mengenai Puasa Bagi Ibu Menyusui Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa perubahan pola makan tidak selalu langsung mempengaruhi produksi ASI. Sebab tubuh manusia umumnya punya cadangan lemak yang dapat digunakan untuk memproduksi ASI saat berpuasa di siang hari. Dan saat anda menahan diri untuk tidak makan dan minum selama beberapa jam, memang bisa menurunkan sebagian kecil jumlah vitamin dan mineral yang terkandung dalam ASI. Meski begitu, jumlah nutrisi di dalam ASI masih sama banyaknya sehingga tidak akan mengganggu proses tumbuh kembang anak. Selama tubuh anda dalam keadaan sehat dan ASI yang diproduksi lancar, maka tidak ada masalah apabila busui ingin menjalankan ibadah puasa selama Ramadan. Apalagi jika anak sudah di atas usia 6 bulan, karena si kecil bisa mendapat tambahan nutrisi dari makanan pendamping ASI (MPASI). Tips Puasa Bagi Ibu Menyusui Supaya tidak terlalu cemas, ada beberapa tips yang bisa anda terapkan apabila ingin menjalankan ibadah puasa sambil menyusui anak. Yaitu pastikan anda menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Konsumsi asupan gizi seimbang saat sahur maupun berbuka puasa. Selain itu, anda perlu tetap minum 8 gelas air putih dalam sehari untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Itu juga dilakukan di antara waktu sahur dan berbuka. Anda bisa melakukan olahraga ringan di pagi atau siang hari untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun pastikan tubuh juga mendapat istirahat yang cukup serta tidak digunakan untuk beraktivitas terlalu berat. Kesimpulan dari ulasan di atas mengenai bolehkah ibu menyusui berpuasa yaitu boleh-boleh saja. Selama anda menjaga asupan gizi yang masuk seimbang dan tubuh tidak dehidrasi, maka produksi ASI akan tetap lancar untuk si kecil. Jika masih khawatir, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut ke dokter. Berhenti berpuasa apabila memang dirasa benar-benar tidak kuat.    Referensi: https://www.halodoc.com/artikel/ibu-menyusui-sebaiknya-boleh-berpuasa-atau-tidak https://bunda.co.id/artikel/kesehatan/kehamilan/ibu-menyusui-boleh-puasa-simak-selengkapnya/ https://www.alodokter.com/fakta-penting-tentang-puasa-bagi-ibu-menyusui

Bolehkah Ibu Menyusui Berpuasa? Simak Selengkapnya di Sini Read More »

Celebrating International Women’s Day with Fellas Indonesia: A Live Discussion on Mothers’ Mental Health

This International Women’s Day, Fellas Indonesia takes a moment to honor the incredible journey of womanhood, especially the profound journey of motherhood. Women across the globe juggle numerous roles – as mothers, wives, workers, siblings, daughters, and so much more. While fulfilling these roles with utmost dedication, it’s not uncommon for women, especially mothers, to experience overwhelming demands that can impact their mental health and well-being.   Join Us for a Special Instagram Live Session To shine a light on this important issue, Fellas Indonesia is thrilled to host an Instagram Live session focusing on Taking Care of Mothers’ Mental Health. This session aims to open up a heartfelt discussion about the challenges mothers face and explore ways to support their mental health and resilience amidst the myriad responsibilities they shoulder. 📅 Date: Saturday, 9 March 2024 ⏰ Time: 1 PM Indonesian Western Time (WIB) 📍 Location: @fellasofficial.id on Instagram (https://www.instagram.com/p/C4IuyRQRZhE/?igsh=dnBtdnM1eDB6OXpr)    Our discussion will unpack the complexities of a mother’s world, offering insights, sharing experiences, and discussing strategies to navigate the often demanding and energy-draining roles they play. Whether you’re a mother feeling the weight of these responsibilities, or someone looking to better support the mothers in your life, this session is for you.   Let’s Talk About It     The mental health of mothers is a vital issue that deserves our attention and understanding. By bringing this conversation to the forefront, we hope to foster a supportive community that recognizes and addresses the mental and emotional needs of mothers everywhere. Save the date and join us for this impactful session. Your presence is a step forward in breaking the stigma and supporting mothers’ mental health. Together, let’s celebrate the strength and resilience of women this International Women’s Day and beyond.   #FellasIndonesia #InternationalWomensDay #MothersMentalHealth #MentalHealthAwareness #WomenSupportingWomen #FellasTalks

Celebrating International Women’s Day with Fellas Indonesia: A Live Discussion on Mothers’ Mental Health Read More »

Resep Makanan Sehat dan Bergizi untuk Ibu Menyusui Selama Ramadhan

Selama bulan ramadhan tentunya umat muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Hal ini tidak terkecuali bagi ibu menyusui. Agar produksi asi tetap lancar, tentu ibu menyusui harus benar-benar memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Pastikan Anda memilih resep makanan sehat dan bergizi untuk ibu menyusui saat ramadhan dengan tepat. Jika salah mengkonsumsi jenis makanan, maka ibu akan cepat merasa lemas saat berpuasa. Ibu menyusui membutuhkan nutrisi yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan orang biasa. Oleh karena itu, asupan sayuran seperti wortel, brokoli, bayam dan sebagainya perlu dilengkapi. Berikut adalah pilihan resep makanan sehat yang bisa dijadikan referensi. Resep Makanan Sehat Bergizi untuk Ibu Menyusui 1. Cah Brokoli Daging Sapi Jenis makanan yang satu ini tidak hanya cocok dikonsumsi oleh ibu menyusui saja. Seluruh anggota keluarga diperkenankan untuk menikmatinya, kandungan vitamin dan mineral pada brokoli serta protein hewani dari daging sapi menjadi komposisi yang sangat sempurna bagi tubuh. Dijamin puasa akan lebih bertenaga dan terasa menyenangkan bagi semua orang. 2. Tumis Brokoli Wortel Resep berikutnya, Anda bisa membuat olahan tumis  brokoli wortel. Bahan yang diperlukan diantaranya brokoli dan wortel yang dipotong kecil, dada ayam potong, saus tiram, bubuk bawang putih, air dan minyak zaitun secukupnya. Tahap pertama yang perlu dilakukan yaitu dengan merebus brokoli dan wortel hingga benar-benar matang sempurna. Kemudian tuangkan minyak zaitun dan tumis ayam hingga matang. Selanjutnya bisa ditambahkan dengan saus tiram dan air hingga teksturnya mengental. Satukan wortel, brokoli, dan bubuk bawang hingga merata. Resep makanan sehat dan bergizi untuk ibu menyusui selama ramadhan ini bisa dicoba agar bisa berpuasa dengan lebih bertenaga. 2 pilihan menu yang ditulis diatas merupakan menu terbaik yang bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui selama bulan ramadhan. Menu hidangan bisa diubah sesuai dengan keinginan namun jangan pernah meninggalkan atau menghilangkan konsumsi buah dan sayuran. Pemenuhan nutrisi tubuh secara seimbang diperlukan selama menjalankan ibadah puasa ramadhan. Nikmati puasa ramadhan dengan mengkonsumsi hidangan sehat dan bergizi. Referensi: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220405153541-267-780666/7-menu-buka-puasa-untuk-ibu-menyusui-agar-asi-lancar https://www.idntimes.com/food/recipe/prila-arofani/resep-menu-sahur-untuk-ibu-menyusui 

Resep Makanan Sehat dan Bergizi untuk Ibu Menyusui Selama Ramadhan Read More »

Simak! Ini Pentingnya Istirahat yang Cukup untuk Ibu Menyusui

Istirahat yang cukup memiliki peran krusial dalam kehidupan sehari-hari terutama bagi ibu yang sedang menyusui. Sebagai seorang ibu menyusui, tugas sehari-hari merawat bayi, menyusui, dan mengelola rumah tangga dapat memakan banyak energi dan waktu. Oleh karena itu, penting bagi ibu menyusui untuk memenuhi waktu istirahat mereka. Istirahat yang cukup tidak hanya memberikan waktu untuk pemulihan fisik pasca melahirkan, tetapi juga mendukung kesehatan mental ibu menyusui. Nah, dalam artikel berikut ini kita akan mengulas betapa pentingnya istirahat yang cukup untuk ibu menyusui, baik dari segi kesehatan fisik maupun kesejahteraan emosional.  Beberapa Alasan Pentingnya Istirahat yang Cukup untuk Ibu Menyusui Produksi ASI yang Optimal Produksi ASI yang optimal menjadi faktor penting dalam menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Istirahat yang cukup memiliki dampak langsung pada hormon-hormon yang mengatur produksi ASI. Ketika ibu menyusui mendapatkan istirahat yang cukup, tubuhnya dapat mempertahankan tingkat hormon prolaktin yang penting untuk produksi ASI. Selain itu, istirahat yang baik juga mengurangi tingkat stress dan meningkatkan keseimbangan hormon oksitosin yang mendukung kelancaran proses menyusui. Penting untuk dicatat bahwa istirahat yang mencukupi tidak hanya berkaitan dengan waktu tidur, tetapi juga termasuk waktu untuk relaksasi dan pemulihan tubuh. Kesehatan Fisik Ibu Kesehatan fisik ibu merupakan aspek penting yang membutuhkan perhatian khusus, terutama pasca melahirkan. Proses kehamilan dan persalinan memberikan beban fisik yang besar pada tubuh, dan istirahat yang cukup adalah kunci untuk pemulihan yang efektif.  Selama masa menyusui, istirahat membantu mempercepat proses penyembuhan jaringan dan meminimalkan risiko komplikasi pasca melahirkan. Selain itu, kesehatan fisik ibu juga berkaitan dengan tingkat energi yang dibutuhkan untuk merawat bayi. Kesehatan Mental dan Emosional Pentingnya istirahat yang cukup untuk ibu menyusui adalah kesehatan mental dan emosional yang dimiliki ibu. Kesehatan mental dan emosional ibu menyusui memiliki dampak langsung pada kesejahteraan bayi. Kurang istirahat tentunya dapat meningkatkan risiko stress, kelelahan mental, dan gangguan suasana hati. Melalui waktu istirahat yang cukup, ibu dapat memperoleh kesempatan untuk merelaksasi badan dan pikiran, serta memulihkan energi. Dengan memprioritaskan aspek kesehatan mental, ibu menyusui dapat menciptakan lingkungan yang lebih positif dan harmonis.  Meningkatkan konsentrasi dan Fokus Ibu menyusui memerlukan tingkat konsentrasi dan fokus yang tinggi saat menyusui. Memenuhi kebutuhan bayi, memastikan posisi menyusui yang benar, dan memperhatikan isyarat bayi merupakan tugas-tugas yang membutuhkan ketelitian dan ketelatenan. Istirahat yang cukup berperan dalam meningkatkan kemampuan dan konsentrasi dan fokus. Ketika ibu mendapatkan istirahat yang memadai, daya kognitifnya dapat berfungsi optimal, meningkatkan kemampuan untuk menanggapi perubahan bayi dengan cepat dan efektif. Hal ini juga membantu mengurangi risiko kecelakaan dan kesalahan yang dapat terjadi akibat kurangnya fokus. Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Pentingnya istirahat yang cukup bagi ibu menyusui hanya berdampak pada kesehatan ibu, tetapi juga konsekuensi signifikan pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Nutrisi yang diberikan melalui ASI menjadi kunci untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan organ-organ penting lainnya pada bayi.  Oleh karena itu, ketika ibu mendapatkan istirahat yang cukup, maka kualitas ASI yang dihasilkan akan banyak.Istirahat yang mencukupi juga memberikan dampak positif pada interaksi antara ibu dan bayi. Ibu yang istirahat dengan baik cenderung lebih tenang dan responsif terhadap kebutuhan bayi.  Nah, itulah ulasan artikel seputar pentingnya istirahat yang cukup untuk ibu menyusui. Dengan memperhatikan waktu istirahat, ibu menyusui dapat memastikan bahwa bayi menerima nutrisi yang optimal dan juga menjaga kewarasan ibu dalam merawat seorang bayi.  Referensi https://www.alodokter.com/bunda-jangan-sampai-kurang-tidur-saat-menyusui-ini-tipsnya https://www.prenagen.com/id/agar-ibu-menyusui-tetap-fit

Simak! Ini Pentingnya Istirahat yang Cukup untuk Ibu Menyusui Read More »

Referensi Resep Makanan Penambah ASI untuk Ibu Menyusui, Mudah dan Enak!

Kesehatan dan nutrisi ibu menyusui memegang peranan penting dalam menjaga kesejahteraan ibu dan perkembangan bayi. Salah satu faktor kunci yang dapat mendukung produksi ASI yang cukup adalah konsumsi makanan penambah ASI. Makanan yang dikonsumsi oleh ibu menyusui dapat memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan produksi ASI.  Beberapa resep makanan penambah ASI dapat menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu menyusui. Dengan memasukan bahan-bahan tertentu yang dikenal meningkatkan produksi ASI, seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, dan makanan tinggi Omega-3, ibu menyusui dapat merancang menu makanan harian. Nah, dalam artikel berikut ini kita akan mengulas referensi resep makanan penambah ASI untuk ibu menyusui yang mudah dan enak.  Resep Makanan Penambah ASI untuk Ibu Menyusui Sayur Daun Katuk Sayur daun katuk merupakan salah satu pilihan makanan yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Daun katuk kaya akan nutrisi seperti zat besi, kalsium dan vitamin A yang sangat penting untuk kesehatan ibu dan bayi. Daun katuk juga mengandung senyawa aktif yang diyakini dapat merangsang hormon prolaktin.  Cara memasaknya pun sederhana, dengan menumis daun katuk bersama bawang putih dan sedikit minyak kelapa, ibu dapat menciptakan hidangan yang mudah namun lezat dan bergizi.  Daun Bangun Bangun Selain daun katuk yang populer karena bisa menambah ASI pada ibu menyusui, daun bangun-bangun juga memiliki manfaat yang sama. Daun ini dikenal kaya akan kandungan zat besi dan asam folat, yang merupakan nutrisi penting untuk menjaga stamina dan kesehatan ibu serta membantu mencegah anemia. Cara memasaknya juga mudah, cukup merebus daun bangun-bangun dan menyajikannya dengan santan kelapa serta sedikit cabai untuk memberikan cita rasa yang lezat. santan kelapa juga memberikan tambahan nutrisi yang baik untuk produksi ASI. Sup Pepaya Muda Sup pepaya muda merupakan hidangan yang tidak hanya mudah untuk dimasak tetapi juga lezat dan bermanfaat bagi ibu menyusui. Pepaya muda kaya akan enzim papain dan vitamin A yang dapat merangsang produksi ASI. Selain itu, sup pepaya muda dikenal memiliki sifat pencernaan yang baik. Cara penyajiannya juga mudah, sup pepaya muda biasanya diisi dengan potongan ayam fillet, bawang Bombay, dan kaldu ayam. Ayam fillet memberikan asupan protein yang penting untuk ibu menyusui.  Jus Kurma Jus kurma merupakan minuman sehat yang dapat menjadi resep andalan bagi ibu menyusui. Jus kurma kaya akan zat besi, serat dan gula alami yang memberikan energi ekstra bagi ibu yang sedang menyusui.  Proses pembuatannya pun sangat sederhana dan bisa dibuat sendiri dirumah. Yaitu hanya perlu menggabungkan kurma yang telah dibuang bijinya dengan susu almond dan sedikit madu, kemudian di blender hingga halus. Susu Kacang Almond Resep makanan penambah ASI untuk ibu menyusui yang mudah dan enak adalah susu kacang almond. Almond rendah lemak dan kaya akan vitamin E, Magnesium, dan zat besi dapat mendukung kesehatan ibu menyusui.  Proses pembuatannya pun cukup mudah, yaitu dengan merendam kacang almond semalam, lalu di blender dengan air dan disaring untuk mendapatkan susu almond yang segar.  Nah, referensi-referensi resep makanan penambah ASI untuk ibu menyusui ini dapat kamu coba recook sendiri di rumah. Resep tersebut dapat kamu kombinasikan dengan menu hidangan lainnya agar tidak cepat bosan. Selamat mencoba! referensi https://www.fimela.com/lifestyle/read/3772996/5-referensi-resep-untuk-melancarkan-dan-meningkatkan-kualitas-asi https://www.popmama.com/pregnancy/birth/khopida-rahma/resep-asi-booster-untuk-melancarkan-asi?page=all

Referensi Resep Makanan Penambah ASI untuk Ibu Menyusui, Mudah dan Enak! Read More »

Intip Apa Saja Resep Makanan Penambah ASI untuk Ibu Menyusui!

ASI merupakan sumber makanan untuk mencukupi kebutuhan bayi, oleh sebab itu bunda perlu memastikan bahwa ASI yang keluar berkualitas baik dan lancar. Terdapat beberapa cara yang dapat bunda lakukan untuk membuat ASI menjadi lancar yaitu salah satunya dengan mengetahui apa saja resep makanan penambah ASI untuk ibu menyusui. Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi, bunda dapat memastikan bahwa ASI yang diberikan kepada si kecil berkualitas baik. Dengan begitu, si kecil akan tumbuh dengan baik dan sehat. Simak artikel berikut ini untuk membahas lebih lanjut apa saja makanan yang dapat membantu untuk melancarkan ASI bunda. Resep ASI Booster, Dijamin ASI Lancar dan Berkualitas 1. Sayur Daun Bangun-Bangun Salah satu resep makanan penambah ASI untuk ibu menyusui yang sudah cukup terkenal dari zaman dahulu adalah sayur daun bangun-bangun. Daun bangun-bangun dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI bunda karena memiliki kandungan gizi yang tinggi terutama karoten dan zat besi. Anda hanya perlu menyiapkan 1 ikat daun bangun-bangun, ½ butir kelapa parut yang diperas dan dipisahkan santan kental dan encernya, jeruk nipis, garam, kaldu jamur, 7 siung bawang merah, 4 siung bawang putih, 2 ruas kunyit, 1 sdm andaliman, 3 buah cabe rawit, 1 sdm ketumbar dan 3 buah kemiri. Langkah pertama untuk membuat sayur daun bangun-bangun adalah meremas daun menggunakan garam. Lakukan proses ini sebanyak 3 kali lalu bilas daun menggunakan air bersih dan beri kucuran 2 buah jeruk nipis dan diamkan selama 30 menit. Haluskan semua bumbu dan tumis hingga harum, kemudian masukkan santan dan daun, masak hingga mendidih. 2. Salad Kurma Buah kurma memiliki kandungan yang cukup bergizi sehingga mampu membantu bunda untuk memperlancar produksi ASI. Buah kurma juga memiliki kandungan yang mampu membantu anda untuk mencegah anemia. Agar tidak bosan dan lebih bervariasi, anda dapat menjadikan kurma sebagai sebuah salad yang segar dan lezat. Anda hanya perlu membutuhkan 6 hingga 7 butir buah kurma yang sudah matang, 100 gram mayonaise dan 50 ml susu kental manis dan secukupnya keju parut. Langkah pertama yang harus anda lakukan untuk membuat salad kurma adalah memisahkan buah kurma dengan bijinya. Kemudian anda hanya perlu mencampurkan semua bahan yang dibutuhkan. Anda dapat mengkonsumsi salad kurma 15 menit hingga 30 menit setelah memakan nasi. Resep makanan penambah ASI untuk ibu menyusui satu ini dijamin mampu membuat bunda lahap saat memakannya. 3. Tumis Tahu dan Daun Katuk Resep makanan penambah ASI untuk ibu menyusui berikutnya yaitu tumis tahu dan daun katuk. Tahu memiliki kandungan mineral, vitamin, protein dan kalsium. Sedangkan daun katuk mengandung steroid dan polifenol yang mampu meningkatkan kadar prolaktin yaitu hormon untuk memperlancar ASI. Anda hanya perlu membutuhkan 2 ikat daun katuk, tahu yang dipotong kotak kecil, 3 siung bawang putih, 1 siung bawang merah, garam dan kaldu jamur. Langkah pertama yang perlu dilakukan saat membuat tumis ini yaitu menumis bawang putih dan bawang merah yang telah diiris tipis hingga harum.  Kemudian masukkan tahu hingga setengah matang dan masukkan daun katuk, aduk hingga layu dan matang. Beri secukupnya garam dan kaldu jamur, aduk hingga merata. Tumis tahu dan daun katuk sudah siap untuk disajikan. Resep makanan penambah ASI untuk ibu menyusui sangatlah beragam dan bervariasi. Jadi anda tidak perlu khawatir akan merasa bosan dengan resep makanan yang itu-itu saja. Semoga resep makanan di atas dapat menjadi inspirasi bunda.   Sumber : https://www.fimela.com/lifestyle/read/3772996/5-referensi-resep-untuk-melancarkan-dan-meningkatkan-kualitas-asi https://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/06/174601420/5-resep-untuk-meningkatkan-produksi-asi?page=all https://www.popmama.com/pregnancy/birth/khopida-rahma/resep-asi-booster-untuk-melancarkan-asi?page=all

Intip Apa Saja Resep Makanan Penambah ASI untuk Ibu Menyusui! Read More »

Tips Mengatasi Nyeri Punggung saat Menyusui: Latihan dan Posisi yang Baik saat Menyusui si Kecil

Nyeri punggung menjadi keluhan yang umum dirasakan oleh ibu menyusui. Kondisi ini tentunya dapat mengganggu kenyamanan anda saat beraktivitas. Nyeri punggung biasanya terjadi karena beberapa faktor seperti posisi menyusui yang salah. Oleh karena itu anda perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi nyeri punggung saat menyusui: latihan dan posisi yang baik. Seringnya anda membungkuk saat menyusui juga dapat menjadi faktor nyeri punggung. Bahkan nyeri punggung saat menyusui juga bisa disebabkan oleh sisa nyeri kehamilan, terutama jika anda melahirkan secara cesar. Simak artikel berikut ini untuk membahas lebih lanjut tentang bagaimana cara mengatasi nyeri punggung saat anda menyusui. Tips Nyeri Punggung Hilang dalam Sekejap 1. Berolahraga Salah satu cara mengatasi nyeri punggung saat menyusui: latihan dan posisi yang baik adalah dengan berolahraga. Anda dapat melakukan gerakan olahraga ringan di rumah. Selain bermanfaat untuk mengurangi resiko terjadinya nyeri punggung saat menyusui, olahraga juga dapat mengembalikan kekuatan otot. Salah satu olahraga yang dapat anda lakukan adalah yoga, namun jika anda melahirkan secara cesar sebaiknya tidak melakukan olahraga terlebih dahulu selama 6 minggu. Anda juga dapat berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya. 2. Mandi Air Hangat Anda dapat mandi air hangat untuk mengatasi nyeri punggung karena air hangat memiliki manfaat untuk mengendurkan otot-otot yang tegang. Jika anda tidak berkenan untuk mandi dengan air hangat, anda dapat mengompres punggung menggunakan handuk yang hangat dan lembut. Kegiatan satu ini mampu membuat anda merasa rileks dan nyaman. Anda juga dapat meminta bantuan suami untuk memijat punggung yang nyeri. Namun, anda perlu berhati-hati saat memijat. Lakukan pijatan dengan lembut dan nyaman agar tidak menimbulkan rasa nyeri yang berlebihan. 3. Istirahat yang Cukup Satu hal yang sering kali tidak diperhatikan adalah jumlah istirahat yang cukup. Kebanyakan ibu setelah melahirkan akan kesulitan dalam beristirahat, terutama jika si kecil rewel. Namun, anda perlu memperhatikan jumlah istirahat untuk mengatasi nyeri punggung saat menyusui: latihan dan posisi yang baik.  Sebaiknya anda istirahat 8 jam dalam sehari agar tubuh tidak merasa kelelahan. Imbangi dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan perbanyak minum air putih. Minum air putih dengan jumlah yang seimbang dapat membantu anda untuk mengatasi nyeri punggung. Posisi Tepat saat Menyusui yang Harus Diperhatikan Anda perlu memperhatikan posisi yang tepat untuk mengatasi nyeri punggung saat menyusui: latihan dan posisi yang baik. Salah satu posisi yang dapat anda lakukan adalah posisi menyusui dengan berbaring. Posisi ini dapat memberikan kenyamanan pada bagian punggung bawah anda. Anda dapat melakukan posisi ini di atas kasur atau kursi yang dapat direbahkan. Anda juga dapat menyusui dengan menggunakan alat bantu gendong, cara ini dapat membantu anda untuk menahan bayi dalam posisi yang tepat dan menopang berat bayi. Hal ini tentunya dapat membantu anda untuk meringankan nyeri punggung. Anda juga harus selalu menyandarkan bayi ke dada, sehingga anda tidak perlu membungkuk ke arah bayi. Jika berkenan anda juga dapat menggunakan bantal menyusui untuk membantu bayi dalam posisi yang tepat dan nyaman. Anda juga akan terhindar dari nyeri punggung yang mengganggu dan membuat anda merasa tidak nyaman. Itulah beberapa tips dalam mengatasi nyeri punggung saat menyusui: latihan dan posisi yang baik saat anda menyusui si kecil. Lakukan latihan menyusui dengan posisi yang tepat dan lakukan peregangan secara rutin agar terhindar dari nyeri punggung.   Sumber : https://www.orami.co.id/magazine/bagaimana-cara-mengurangi-sakit-punggung-saat-menyusui https://www.haibunda.com/menyusui/20211108173008-54-251594/5-posisi-menyusui-terbaik-agar-bunda-terhindar-dari-sakit-punggung https://www.haibunda.com/menyusui/20201218084015-54-180680/6-tips-ampuh-meredakan-sakit-punggung-pada-ibu-menyusui/2 https://www.alodokter.com/bunda-begini-cara-mengatasi-punggung-sakit-setelah-melahirkan

Tips Mengatasi Nyeri Punggung saat Menyusui: Latihan dan Posisi yang Baik saat Menyusui si Kecil Read More »

Pentingnya Dukungan Emosional Bagi Ibu Yang Menyusui

Dukungan emosional bagi ibu memang merupakan hal yang penting dilakukan oleh orang terdekat, apalagi oleh suami tercinta. Dukungan emosional tersebut bisa mengurangi tingkatan stres yang sering terjadi dan dialami oleh ibu menyusui yang barusan melahirkan. Bentuk dukungan emosional banyak macamnya, seperti memberikan semangat, memberikan perhatian lebih, menawarkan bantuan, dan bisa juga memberikan kasih sayang. Hal tersebut memang perlu dilakukan untuk menjaga emosional ibu menyusui. Mengapa demikian? Karena ibu menyusui atau pasca melahirkan akan berada pada masa sibuk mengurus sang buah hati dan mengabaikan perawatan dirinya sendiri. Padahal perawatan diri ibu juga merupakan hal yang penting dan perlu diperhatikan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental ibu, karena fase nifas pasca melahirkan  umumnya menimbulkan rasa tidak nyaman. Dan pada fase ini akan menguras banyak energi ibu, karena itu ibu harus memiliki mental dan fisik yang kuat. Beberapa Dukungan Emosional Untuk Ibu Menyusui Berikut Ini! 1. Mempunyai Waktu Istirahat Yang Cukup. Dukungan emosional bagi ibu biasanya memiliki kendala saat dalam fase pasca melahirkan untuk merawat si buah hati. Dan dengan keadaan tersebut, ibu harus memiliki waktu istirahat yang cukup agar tidak lelah serta bisa berkonsentrasi. Dan maka dari itu, diusahakan ibu menyusui mencukupi waktu tidur atau istirahat saat si kecil tertidur lelap, agar memiliki tenaga saat si kecil kembali aktif. 2. Mengonsumsi Makanan Bernutrisi. Untuk menjaga ibu menyusui dukungan emosional bagi ibu seperti menjaga nutrisinya akan sangat bermanfaat dan bagus. Mengonsumsi makanan bernutrisi dan bergizi seperti daging, ikan, sayuran, telur, dan buah-buahan atau kacang-kacangan akan memenuhi kebutuhan nutrisi ibu menyusui. Tidak lupa kamu bisa menambahkan bahan dasar susu, atau produk rendah lemak, dan untuk memenuhi asupan cairan, perbanyaklah minum air putih. 3. Meluangkan Waktu Untuk Me Time! Mengurus dan menjaga bayi memang merupakan hal dan kewajiban seorang ibu, apalagi ibu menyusui, tetapi me time juga sangat diperlukan untuk dukungan emosional bagi ibu, agar ibu bisa mengurangi tingkat stres. Aktivitas me time seperti melakukan kegiatan yang disenangi akan memberikan dampak ceria dan bersemangat kembali untuk memotivasi diri saat kelelahan datang. Perawatan kecantikan juga bisa dilakukan untuk kegiatan me time, agar diri terawat, seperti: cream bath, memakai masker wajah, mempercantik kuku atau melakukan lulur mandi. 4. Melakukan Olahraga Ringan. Memang untuk dukungan emosional bagi ibu menyusui pasca melahirkan, melakukan olahraga ringan bisa dianjurkan untuk menjaga kesehatan. Ibu akan mendapatkan tubuh yang kembali bersemangat dan membakar beberapa kalori agar tubuh sehat kembali, dan energi baru bisa dibentuk. Olahraga ringan yang bisa dilakukan oleh ibu pasca melahirkan adalah seperti: yoga, berjalan kaki dengan santai, atau sebatas peregangan santai di rumah. 5. Bergabung dengan Komunitas Ibu Menyusui. Tidak hanya perlu memberikan perhatian lebih oleh orang terdekat terutama suami, ibu menyusui juga ingin memiliki teman yang sama sebagai ibu menyusui seperti bergabung dengan komunitas ibu menyusui. Dalam komunitas tersebut ibu bisa kenal dengan banyak ibu lainnya, dan dirinya merasa memiliki teman yang mengerti perasaannya secara langsung sebagai seorang ibu. Tidak hanya itu saja, ibu juga bisa memiliki motivasi diri untuk dirinya dari ibu-ibu menyusui lainnya, juga bisa memiliki informasi menarik tentang bayi mereka. Itulah beberapa dukungan emosional untuk ibu menyusui yang bisa kamu ketahui. Sebenarnya ibu menyusui juga memerlukan perhatian lebih, karena mereka memiliki rasa lelah saat memberikan ASI mereka untuk sang buah hati. Juga waktu mereka untuk beristirahat sangat sedikit, karena bisa santai sejenak jika si adek bayi sedang tertidur lelap. Tidak hanya itu saja, mereka juga kerap tidak bisa merawat diri sendiri dan lebih mementingkan adek bayi agar tercukupi semua kebutuhannya. Sumber: 1. https://m.kumparan.com/info-psikologi/pengertian-dukungan-emosional-beserta-cara-menerapkannya-20mBLcccb8V.  2. https://telemed.ihc.id/artikel-detail-492-Tips-Merawat-Diri-Untuk-Ibu-Menyusui.html. 

Pentingnya Dukungan Emosional Bagi Ibu Yang Menyusui Read More »

Menyusui Vs Menyusui Formula: Keputusan Yang Bijak Untuk Ibu

Menyusui vs menyusui formula adalah sebuah keputusan yang bijak untuk ibu atau calon orang tua. Kamu juga memerlukan pembelajaran dan persiapan diri secara psikologis atau fisik untuk menjadi seorang orang tua. Mempelajari keterampilan pengasuhan sejak dini dan pengetahuan akan sangat dapat membantu kamu menjadi orang tua yang bahagia. Membesarkan bayi akan menyenangkan dengan kondisi sehat, dan dengan cara yang santai. Menyusui vs menyusui formula pada bayi untuk ibu menyusui memang adalah sebuah keputusan yang penting pertama dalam hal pengasuhan. Nutrisi yang dibutuhkan bayi dan balita akan sangat bisa meningkatkan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Tidak hanya itu saja, meningkatkan kekebalan dan bermanfaat bagi kesehatan sepanjang hidup untuk anak kamu. Kedekatan kamu dan sang bayi juga sangat bisa membantu ikatan orang tua dan anak melalui pemahaman kebutuhan dan temperamennya. Berikut Perbedaan Kebijakan Menyusui Vs Menyusui Formula Yang Bisa Kamu Ketahui. 1. Menyusui Bayi dengan ASI. Menyusui vs menyusui formula memang memiliki beberapa perbedaan, ASI memiliki antibodi yang dapat meningkatkan kekebalan sang bayi. ASI memang alami kaya akan nutrisi dan komposisinya juga menyesuaikan kebutuhan pertumbuhan untuk bayi dengan berbagai tahap pertumbuhan. ASI juga memiliki enzim yang bisa membantu untuk masalah pencernaan. Tidak hanya itu saja, ASI juga membantu perkembangan otak, mata dan organ lainnya. Kontak fisik yang dilakukan oleh ibu dan bayi selama proses menyusui juga bisa meningkatkan ikatan ibu dan bayi, dan mendorong perkembangan emosi bayi. Menyusui secara langsung juga bisa menghemat kebutuhan pengeluaran keluarga, sumber daya sosial dan juga ramah di lingkungan. Perlu diingat, bahwa menyusui vs menyusui formula ada perbedaan yang memang harus diperhatikan. Rasa ASI dapat berubah sesuai dengan apa yang ibu makan, hal tersebut bisa membantu sang bayi lebih siap jika mendapatkan makanan baru saat diperkenalkan dengan makanan yang padat nantinya. Bayi kamu bisa menjadi pemimpin saat menyusui, maksudnya adalah tubuh ibu menyusui menghasilkan ASI sesuai dengan kebutuhan, dan hal tersebut mengurangi kemungkinan menyusui terlalu banyak dan obesitas pada masa anak-anak nantinya. 2. Menyusui Bayi Dengan Susu Formula. Menyusui vs menyusui formula memang adalah hal yang penting untuk diperhatikan, apalagi hal tersebut bisa membantu tumbuh kembang bayi. Jika memang sang ibu tidak dapat menghasilkan susu ASI karena alasan tertentu, atau memutuskan untuk tidak menyusui. Susu formula akan menjadi jalan satu-satunya yang harus dilakukan untuk menukar kebutuhan si bayi sebagai pengganti ASI. Untuk masalah menyusui vs menyusui formula memang memiliki beberapa fleksibilitas, antara lainnya: bayi dapat disusui oleh orang lain dan ibu bisa mengatur waktunya dengan fleksibel. Anggota keluarga juga bisa melakukan kontak fisik saat bayi menyusui, dan bisa menyusui di malam hari juga. Untuk menyusui di depan umum saat ada orang lain juga tidak merepotkan, melengkapi pemberian ASI jika ASI eksklusif tidak memungkinkan diberikan setelah kamu kembali bekerja. Tetapi perlu diingat, pemberian susu formula itu komponennya tidak memberikan nutrisi yang optimal bagi pertumbuhan bayi. Bayi yang disusui dengan susu formula juga rentan terhadap alergi dibandingkan bayi yang minum susu ASI. Untuk susu formula sulit dicerna dan lebih sering mengakibatkan sembelit pada bayi. Susu formula produksinya juga merupakan memurnikan dan memproses susu sapi, oleh sebab itu tidak mengandung antibodi dan sel kekebalan tubuh. Hal tersebutlah yang membuat sang bayi rentan terhadap infeksi seperti: pneumonia, demam, diare, infeksi telinga tengah. Bayi juga perlu menunggu persiapan susu formula yang dibuat, jadi susu formula juga tidak terlalu praktis dan simple. Begitulah menyusui vs menyusui formula yang bijaksana untuk ibu, kamu bisa melihat perbedaan susu ASI dan formula seperti penjelasan di atas. Susu ASI memang memiliki banyak sekali manfaat, karena memang alami dikeluarkan oleh sang ibu untuk bayi melalui makanan yang dikonsumsinya. Jika memang sang ibu tidak bisa mengeluarkan ASI maka bisa menggunakan proses menyusui dengan susu formula. Semoga informasi di atas bisa memberikan wawasan yang bermanfaat untuk kamu calon orang tua.   Sumber: https://www.fhs.gov.hk/english/other_languages/bahasa_indonesia/women_health/antenatal_care/informed_choice/30136.html.  https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/mediakom/20110111/33777/10-langkah-menuju-keberhasilan-menyusui/. 

Menyusui Vs Menyusui Formula: Keputusan Yang Bijak Untuk Ibu Read More »

Scroll to Top