Cara Menghitung Kebutuhan Susu pada Bayi Berdasarkan Usia dan Berat Badan
Cara menghitung kebutuhan susu pada bayi perlu diketahui oleh setiap orang tua, guna memastikan bahwa asupan nutrisi si kecil terpenuhi dengan baik untuk mendukung tumbuh kembangnya. Adapun cara menghitung kebutuhan susu untuk bayi ini dapat dilakukan berdasarkan usia dan berat badan anak. Berikut simak ulasan selengkapnya. Kebutuhan Susu pada Bayi Berdasarkan Usia Seiring bertambahnya usia, ukuran lambung bayi juga ikut membesar. Sehingga kebutuhan susu si kecil pun turut meningkat. Umumnya, lambung bayi berukuran sebesar kelereng saat usianya masih 1 hari. Pada tahap ini, bayi membutuhkan 5 hingga 7 ml atau sekitar 1 sendok teh susu setiap kali minum. Namun dalam sehari anda perlu menyusui bayi sebanyak 8-12 kali karena lambungnya juga cepat kosong. Setelah berusia 1 minggu, ukuran lambung bayi menjadi sebesar buah aprikot dan membutuhkan 40-60 ml dalam sekali sesi menyusu. Frekuensi menyusunya masih sama, dilakukan antara 8-12 kali sehari. Dan setelah 1 bulan, jumlahnya meningkat menjadi 120-180 ml dengan frekuensi 3-4 jam sekali. Setelah diperkenalkan MPASI, anda bisa menyusui bayi setiap 4-5 jam sekali dengan maksimal 240 ml susu. Kebutuhan Susu pada Bayi Berdasarkan Berat Badan Bagi dengan 6 Selain berdasarkan usia, cara menghitung kebutuhan susu pada bayi juga dapat dilakukan berdasarkan berat badannya. Pertama tama anda perlu mengubah satuan berat badan menjadi ounces terlebih dahulu, dimana 1 kg sama dengan 35,274 ounces. Setelah itu, bagi dengan 6, misalnya berat badan bayi adalah 132 ounces, berarti 132/6 = 22 ounces dalam satu hari. Bagi dengan 8 Berikutnya, bagi dengan 8 atau seberapa banyak frekuensi menyusu dalam satu hari. Bayi baru lahir umumnya menyusu sekitar 8 kali sehari atau setiap 3 jam. Berarti bagi 22 dengan angka 8, anda akan mendapat hasil 2,75 ounces. 1 ounce sendiri adalah 30 ml, sehingga bayi baru lahir dengan berat 3,74 kg membutuhkan susu sebanyak 82,5 ml tiap kali menyusu. Bisa diberikan sedikit lebih banyak misalnya 90 ml. Yuk bunda hitung kebutuhan susu si kecil agar dapat memenuhi kebutuhan asupan nutrisinya dengan baik. Untuk menghitung kebutuhan susu maupun MPASI sendiri memang dibutuhkan data terkait usia, berat, dan tinggi badan anak. Jadi lebih lengkapnya anda bisa berkonsultasi dengan dokter apabila masih ragu.

